Buat Apa Aku Ke Kampus?

Hari ini gue pergi ke kampus, walaupun tidak seperti biasa yang sering datang dihari sabtu dan minggu saja, karena sekarang gue mahasiswa tingkat akhir. Ngampus kapan pun tak masalah asalkan tidak bolos saat matakuliah terakhir (itu gue. haha). Dikarenakan… eh harus gue beberkan ga alasannya? Ah ga usahlah, alasan klise.

 

Nah, sekarangkan sudah jadi mahasiswa yang paling tua (baca: mahasiswa tingkat akhir) yang artinya sedang menyusun TA atau kepanjangan dari Tugas Akhir. Tuh kan gue jadi ingat lagi kalo TA gue ngengantung. Padahal gue udah ngajuin judul TA ke Jurusan dan tanpa ngobrol panjang, itu judul langsung disetujui. Sungguh Baik dan Buruk. Baiknya, alhamdulillah satu kali ngajuin judul langsung disetujui. Buruknya, gue iseng ngajuin itu judul eh malah langsung disetujui, gue kira bakal ditolak. Padahal gue cuma punya satu judul aja. Dan sekarang bingung sendiri, harus nyari referensi kayak gimana dan melakukan penelitian yang seperti apa? Mampus dah. Haha.

 

Sudah dua minggu ini gue pergi ke kampus setiap senin-kamis dari pukul 10:00 pagi sampai dengan 18:30. Dan sepanjang hari itu gue cuma duduk di lab.komputer depan lepi daring unduh anime dan wancakan. Sempat sesekali ingat misi gue datang ke kampus itu untuk apa. Yaitu untuk bimbingan Tugas Akhir. Tapi sampe sekarang belum juga terlakoni. Buat pembaca yang juga mahasiswa, jangan dicontoh ya, yang ini jelek.

 

Padahal setiap hari sebelum tidur sering terngiang, “gimana ya nasib TA gue? ah pokoknya besok ke kampus harus langsung ketemu pembimbing dan mulai garap”. Nyatanya, hari ini ke kampus sama dengan hari-hari sebelumnya, padahal (lagi) penampilan udah rapih, pake sepatu yang biasanya pake sendal jepit, maklum tingkat akhir :D.

 

Yah intinya, buat apa gue ke kampus kalo gak bimbingan, mending diem aja dirumah sambil nonton anime. Dari pada ke kampus cuma duduk diem ya sama aja kan?

Pesan moral dari tulisan gue hari ini adalah sebagai berikut:

1. Manfaatkanlah waktu se-efektif mungkin
2. Kalo bisa, jadwalkan agenda apa yang akan dilakukan besok/lusa
3. Biasakan tepati janji diri sendiri
4. Tepat waktu
5. Prioritas, antara keinginan dan kebutuhan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s